Sekuel dari Quarter Life Fear yang menyelami kehidupan Ine Puspitasari, sahabat Belinda yang terkesan memiliki segalanya Namun ternyata terganggu berbagai dilema seperti yang dialami mayoritas perempuan seumurnya Quarter Life Dilemma is than just a sequel to Quarter Life Fear This is a book that makes you think about your life and how you choose when the choice is the hardest of all between right and right Erwin Sagata


10 thoughts on “Quarter Life Dilemma

  1. Afrianti Pratiwi Afrianti Pratiwi says:

    Judul Quarter Life Dilemma Pengarang Primadonna Angela Penerbit Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit Februari 2011 Jumlah Halaman 320 hlm ISBN 9789792266733 Harga Rp 47.000, Awal mula membaca buku ini karena saya penasaran dengan penulisnya Saya sudah pernah membaca dua karya Mbak Donna sebelumnya satu novel teenlit dan satu lagi novel remaja bertema Jepang Dan novel kali ini berjudul Quarter Life Dilemma, merupakan spin off dari novel Quarter Life Fear, yang sama sama berg Judul Quarter Life Dilemma Pengarang Primadonna Angela Penerbit Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit Februari 2011 Jumlah Halaman 320 hlm ISBN 9789792266733 Harga Rp 47.000, Awal mula membaca buku ini karena saya penasaran dengan penulisnya Saya sudah pernah membaca dua karya Mbak Donna sebelumnya satu novel teenlit dan satu lagi novel remaja bertema Jepang Dan novel kali ini berjudul Quarter Life Dilemma, merupakan spin off dari novel Quarter Life Fear, yang sama sama bergenre metropop Untuk novel QLF sendiri saya belum membacanya, jadi memang agak aneh ketika membaca QLD dan langsung disuguhkan persahabatan antara Ine dan Belinda FYI, Belinda merupakan tokoh utama di QLF, sedangkan di novel ini Ine lah yang jadi tokoh utama.Apa yang sebenarnya dipikirkan oleh seorang perempuan berusia lewat dari setengah abad quarter life dalam hidupnya Dilema apa saja yang menghantui ketika kemapanan hidup telah dicapai Disinilah poin itu dikedepankan oleh Mbak Donna, sang penulis, untuk menggambarkan tokoh Ine yang punya karir bagus, tetapi lama kelamaan merasa hampa dengan hidupnya.Melihat dari segi sampulnya, saya cukup tertarik dengan desain sampul yang wanita metropolitan banget Ditambah sudut pandang orang pertama yang digunakan di buku ini membuat pembaca tahu apa yang dipikirkan langsung oleh Ine, sebagai tokoh utama.Perempuan metropolis lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berkarir Begitu juga dengan Ine Puspitasari, gadis 26 tahun yang bekerja sebagai Creative Director di sebuah agensi iklan ternama Sebagai wanita karir, ternyata ia belum juga menemukan kebahagiaan yang berarti di hidupnya Awalnya ia menganggap menjadi seorang copy writer di awal karirnya adalah sebuah pencapaian besar Sampai di posisinya yang sekarang, Ine merasa pekerjaannya hanya sebuah rutinitas.Beruntung ia masih memiliki sahabat yang selalu menyemangatinya Belinda, sahabat Ine, yang kini sedang hamil 7 bulan selalu memberinya motivasi dengan menuliskan banyak keunggulan yang dimiliki oleh Ine Tetapi, hal itu nyatanya tidak cukup membuat kebimbangan dalam hati Ine menghilang Termasuk ketika teman kantornya, Hans, yang seorang gay, menikah dengan Pras, yang merupakan mantan pacarnya.Buku ini sebenarnya bikin kita belajar juga, kalau apa yang sudah kita dapat semuanya belum tentu membuat diri kita bahagia Misalnya saja di kasus si Ine ini, dia punya karir bagus, tapi dihadapkan antara dua pilihan menemani sahabatnya melahirkan atau mengurusi klien di kantornya Pada akhirnya, hatinya nggak bisa berbohong.Kalau tidak tahu kapan kita akan bahagia, memang kita tidak akan bahagia Mau berbahagia Resepnya gamoang Mulailah mencoba untuk bahagia sekarang juga Hlm 80.Buku QLD ini menuurut saya agak kurang greget di konfliknya Saya sendiri kurang bisa menikmatinya Mungkin penggambaran dilemanya agak kurang menohok bagi saya Semacam cuma dilema dilema kecil yang memang muncul si kehidupan nyata Tapi mungkin memang itulah poin yang diambil Mbak Donna, agar cerita ini terkesan hidup dengan keberadaan dilema kecil selain dilema besar seperti pekerjaan dan kehidupan asmaranya.Kenapa sih manusia cenderung membandingkan diri dengan sesama Kalau kita berada di pihak yang unggul, rasanya jumawa, ingin pamer Kalau kebetulan kita berada di pihak hang tidak beruntung, kita bakal iri sampai nyaris tewas Seakan manusia bergantung pada pihak lain untuk merasa bahagia atau merana Hlm 213.Semua pilihan mengandung konsekuensi Kadang kita tidak menyukainya, tapi itu risiko San kalau tidak miengambil risiko, manusia akan cenderung statis seperti robot Tidak ada inovasi Meskipun dunia berubah, kita akan tetap begitu begitu saja Manusia memang ditakdirkan untuk terus berubah mengikuti perkembangan yang terjadi di hidupnya Tapi hal ini bukan berarti setiap saat berganti keputusan Hlm 219.Any excuse will do As long as it keeps me alive and productive Hlm 220.RATE 2,5 5


  2. an an says:

    ini buku sempalan dari buku ntah yang rhe juga belon baca tapi ketika baca buku ini aja, rhe malah ngebayangin buku yang lain na pasti cerita na akan kaya shopaholic, ibu ibu yang gila belanja dalam kondisi hamil sekalipun dan tentang sahabat na yang diceritakan dalam buku iniwah, klo dia punya karir yang secemerlang itu, klo memang dia orang yang menjanjikan dengan apa yang bisa diraih na saat itu kenapa ya dia begitu pasif na menutupi apa yang diarasakan demi membahagiakan orang lain ini buku sempalan dari buku ntah yang rhe juga belon baca tapi ketika baca buku ini aja, rhe malah ngebayangin buku yang lain na pasti cerita na akan kaya shopaholic, ibu ibu yang gila belanja dalam kondisi hamil sekalipun dan tentang sahabat na yang diceritakan dalam buku iniwah, klo dia punya karir yang secemerlang itu, klo memang dia orang yang menjanjikan dengan apa yang bisa diraih na saat itu kenapa ya dia begitu pasif na menutupi apa yang diarasakan demi membahagiakan orang lain sedikit aneh ketika dia yang bisa banyak hal seakan menjilat dengan tidak menjadi diri na sendiri.pufh capek baca na 79


  3. Ani Andriyanti Ani Andriyanti says:

    Buku ini menceritakan tentang cinta, karir dan persahabatan Pertama kali melihat cover dan judulnya, saya langsung mikir ini mungkin ceritanya tentang seseorang yang usianya 25 tahun an gitu kali ya, yang lagi bingung memahami apa sih sebenarnya yang dicari di umur segitu.Dan ternyata benaaar D Adalah Ine puspitasari, seorang perempuan muda berusia 26 tahun yang cantik, modis, supel, prestasinya mengagumkan dan masih belum menikah.Ine adalah sahabat dari Belinda di buku Quarter Life Fear, te Buku ini menceritakan tentang cinta, karir dan persahabatan Pertama kali melihat cover dan judulnya, saya langsung mikir ini mungkin ceritanya tentang seseorang yang usianya 25 tahun an gitu kali ya, yang lagi bingung memahami apa sih sebenarnya yang dicari di umur segitu.Dan ternyata benaaar D Adalah Ine puspitasari, seorang perempuan muda berusia 26 tahun yang cantik, modis, supel, prestasinya mengagumkan dan masih belum menikah.Ine adalah sahabat dari Belinda di buku Quarter Life Fear, tetapi saya belum membacanya Perempuan muda, di umur segitu, tetapi sudah menjadi creative director di sebuah perusahaan Agency bagaimana orang lain tidak merasa iri terhadapnya, memuji muji sambil melontarkan kata penuh iri Tetapi Ine sendiri sebenarnya bisa dibilang tidak bahagia Menurut saya, Ine ini terkena sindrom what are you looking for in life Apa sih sebenarnya yang dia inginkan Karir sudah sedemikian tingginya, apakah dia ingin mempunyai perusahaan Agency sendiri Atau apakah dia ingin seperti Belinda, sahabat baiknya yang sudah menikah dan sedang hamil, menikah dengan seorang lelaki yang memujanya dan kemudian memiliki anak anak yang rupawan dan jelita Entahlah, Ine tetap belum menemukan kebahagiaan itu Dia tidak tau Selengkapnya di


  4. Laras Laras says:

    Ini adalah cerita tentang Ine the special snowflake, yang tanpanya segala hal pasti berjalan kacau Hal supercemen pasti akan menimbulkan masalah superbesar, orang orang lain akan jadi superbodoh sampai Ine sang superhero datang dan menyelamatkan hari ini dengan cara supermudah, yg di dunia nyata pasti sudah langsung dibereskan oleh orang lain di lokasi Tapi ini dunia Ine kan, she s so speshul and the only one allowed to save the day.Dunia Ine ini juga adalah dunia di mana orang cantik ganteng, Ini adalah cerita tentang Ine the special snowflake, yang tanpanya segala hal pasti berjalan kacau Hal supercemen pasti akan menimbulkan masalah superbesar, orang orang lain akan jadi superbodoh sampai Ine sang superhero datang dan menyelamatkan hari ini dengan cara supermudah, yg di dunia nyata pasti sudah langsung dibereskan oleh orang lain di lokasi Tapi ini dunia Ine kan, she s so speshul and the only one allowed to save the day.Dunia Ine ini juga adalah dunia di mana orang cantik ganteng, kaya, apalagi kalau terkenal, berhak untuk membuat masalah tanpa Ine merasa mereka kelewatan Akan ada pembenaran untuk mereka, alasan akan dicarikan, Ine akan memahami mereka dan memaafkan Dunia di novel ini adalah dunia di mana mereka yang menarik dan berduit pasti orang baik, dan Ine mudah sekali menilai tidak baik orang yang tidak sesuai standarnya fisik dan finansial.Dan pertanyaan pertanyaan bodoh yang diajukan Ine kepada dirinya sendiri seputar pernikahan sesama jenis itu Ine berusaha keras meyakinkan dirinya dan pembaca bahwa ia berpendapat netral, tapi malah terasa ofensif dengan semua pertanyaannya


  5. Nona Nona says:

    Sebenernya gue belom baca buku pertamanya yang bercerita tentang Belinda jadi bingung juga, kenapa gue bisa skip tuh buku ya hmm Tapi sekuel dari Quarter Life Fear yang menceritakan kehidupan Ine Puspitasari, sahabat Belinda yang terkesan memiliki segalanya Namun ternyata terganggu berbagai dilema seperti yang dialami mayoritas perempuan seumurnya , itu pasti pernah terjadi ama kehidupan yang sebenarnya.Belum tentu wanita karier yang bisa dikatakan perfect itu bahagia dengan kehidupa Sebenernya gue belom baca buku pertamanya yang bercerita tentang Belinda jadi bingung juga, kenapa gue bisa skip tuh buku ya hmm Tapi sekuel dari Quarter Life Fear yang menceritakan kehidupan Ine Puspitasari, sahabat Belinda yang terkesan memiliki segalanya Namun ternyata terganggu berbagai dilema seperti yang dialami mayoritas perempuan seumurnya , itu pasti pernah terjadi ama kehidupan yang sebenarnya.Belum tentu wanita karier yang bisa dikatakan perfect itu bahagia dengan kehidupannya Seperti Ine yang bisa dikategorikan sempurna dalam hal karier, materi, penampilan Dia harus merelakan mantan pacar yang ternyata not straight , bertemu dengan seseorang yang baru, tapi takut salah langkah, menghadapi client yang annoying sampai harus memilih antara sahabat dengan pekerjaan What a life, huhSo, no body perfect. kita kudu pinter pinter memilih apa yang menjadi prioritas dalam hidup kita, kan


  6. Meinar Meinar says:

    26 years oldI am on that situation right now Masa masa yg katanya penuh dilema terutama kalo Anda jg wanita bekerja Terjebak antara karir dgn pernikahan, belum lg tuntutan keluarga dan sahabat yg spertinya ga mau kehilangan. Pff, what a wonderful world Itulah yg mungkin mau diceritakan oleh penulis dlm Quater Life Dilemma Bukan ide yg baru sebenarnya, krn sudah banyak sekali chicklit dan novel2 metropop yg menyajikan hal yg sama Terlebih gaya bahasa yg digunakan jg agak dipaksakan 26 years oldI am on that situation right now Masa masa yg katanya penuh dilema terutama kalo Anda jg wanita bekerja Terjebak antara karir dgn pernikahan, belum lg tuntutan keluarga dan sahabat yg spertinya ga mau kehilangan. Pff, what a wonderful world Itulah yg mungkin mau diceritakan oleh penulis dlm Quater Life Dilemma Bukan ide yg baru sebenarnya, krn sudah banyak sekali chicklit dan novel2 metropop yg menyajikan hal yg sama Terlebih gaya bahasa yg digunakan jg agak dipaksakan dan sdkt berputar2, menurut saya. Alhasil, krn agak boring, saat membaca buku ini saya banyak tergoda utk membaca buku yg lain jg..Namun ini mungkin krn masalah selera ya Bkn krn novelnya yg krg bagus barangkali, tapi memang krn saya yg krg suka genre ini. But, if you love metropop so much, you ve got to read this book


  7. Nike Andaru Nike Andaru says:

    Cerita menarik dengan tema persahabatan, karir dan juga cinta di usia pertengahan 20an Saya suka penulisan buku ini, ya tentang ceritanya yang memang dialami banyak perempuan di usia segitu.Beberapa pilihan yang harus dipilih dengan hati, bahwa persahabatan itu menjadi sangat penting untuk diukur Bahwa karir bisa dikesampingkan jika tidak sesuai dengan nurani Bahwa cinta akan datang padamu pada saat yang tepat Buku menarik, tapi memang agak mengesalkan karna footnote yang diceritakan, kok c Cerita menarik dengan tema persahabatan, karir dan juga cinta di usia pertengahan 20an Saya suka penulisan buku ini, ya tentang ceritanya yang memang dialami banyak perempuan di usia segitu.Beberapa pilihan yang harus dipilih dengan hati, bahwa persahabatan itu menjadi sangat penting untuk diukur Bahwa karir bisa dikesampingkan jika tidak sesuai dengan nurani Bahwa cinta akan datang padamu pada saat yang tepat Buku menarik, tapi memang agak mengesalkan karna footnote yang diceritakan, kok catatan kaki malah bercerita yak Dan beberapa bagian terlalu banyak diceritakan tidak sesuai alur ceritanya, misal saat Ine akan kencan pertama dengan Marco, kenapa harus menceritakan kejadian konyol pengalaman kencan dengan cowo terdahulunya dengan panjang sampai 2 halaman.Jadi, cukuplah 3,5 bintang saja


  8. Satkar Ulama Satkar Ulama says:

    Libur kuliah, tidak ada kerjaan, saya membaca Quarter Life Dilemma, metropop karangan Primadonna Angela yang bikin saya tersenyum senyum sendiri saat membacanya Sudah dua kali saya membaca novel ini, pertama kali waktu SMA kelas 2 yang saya pinjam dari teman Saya akhirnya menemukan cetakan barunya tahun 2011 ini lalu membelinya dan kembali membacanya Ringan, sederhana, lucu, dan sangat cocok dibaca saat santai, di tempat tidur sambil ngemil coklat atau potato chips Primadonna berhasil memban Libur kuliah, tidak ada kerjaan, saya membaca Quarter Life Dilemma, metropop karangan Primadonna Angela yang bikin saya tersenyum senyum sendiri saat membacanya Sudah dua kali saya membaca novel ini, pertama kali waktu SMA kelas 2 yang saya pinjam dari teman Saya akhirnya menemukan cetakan barunya tahun 2011 ini lalu membelinya dan kembali membacanya Ringan, sederhana, lucu, dan sangat cocok dibaca saat santai, di tempat tidur sambil ngemil coklat atau potato chips Primadonna berhasil membangun karakter Ine Puspitasari dengan sangat cerdas dan kuat, saya suka gaya bercelotehnya yang tidak bisa berhenti tapi tetap terdengar cerdas Sayangnya, ending dari novel ini sangat mudah ditebak Not surprising Tapi bagi pembaca metropop kategori pemula, novel ini lumayan recommended


  9. Yuliana Permata Sari Yuliana Permata Sari says:

    dari tiga karya nya beliau yang saya baca, selalu mengisahkan wanita biasa yang menikah dengan pria tampan dan kaya gak ketulungan Hellooo saya bosan, mbak Walaupun begitu, saya tetep ajungin jempol dengan gaya penulisannya Mungkin dari pemilihak kisah, beliau harus mencari referensi lain Mengingat novel ini di labeli dengan label Metropop, rasanya isinya terlalu dunia khayal banget Tapi kalau gaya penulisan, beliau tidak perlu di ragukan l dari tiga karya nya beliau yang saya baca, selalu mengisahkan wanita biasa yang menikah dengan pria tampan dan kaya gak ketulungan Hellooo saya bosan, mbak Walaupun begitu, saya tetep ajungin jempol dengan gaya penulisannya Mungkin dari pemilihak kisah, beliau harus mencari referensi lain Mengingat novel ini di labeli dengan label Metropop, rasanya isinya terlalu dunia khayal banget Tapi kalau gaya penulisan, beliau tidak perlu di ragukan lagi.Satu bintang untuk cover dan satunya lagi untuk gaya tulisnya


  10. Suci ays Suci ays says:

    Buku yang renyah dapat dibaca dalam sehariBercerita tentang pilihan pilihan yang kerap terjadi dalam hidup, dari yang ringan, hampir tidak penting sampai pilihan yang akan mengubah hidup selamanyaKalau ada yang bilang lucu, aku malah mikir lucunya dimana ya Engga deh, tapi buku ini juga tidak termasuk dalam jejeran buku seriusSantailah, oke sebagai selingan bacaBahasanya santai, mengalir, banyak istilah istilah bahasa inggris yang sering digunakan dalam percakapan sehari hari, sedikit bah Buku yang renyah dapat dibaca dalam sehariBercerita tentang pilihan pilihan yang kerap terjadi dalam hidup, dari yang ringan, hampir tidak penting sampai pilihan yang akan mengubah hidup selamanyaKalau ada yang bilang lucu, aku malah mikir lucunya dimana ya Engga deh, tapi buku ini juga tidak termasuk dalam jejeran buku seriusSantailah, oke sebagai selingan bacaBahasanya santai, mengalir, banyak istilah istilah bahasa inggris yang sering digunakan dalam percakapan sehari hari, sedikit bahasa gaul.Plotnya sederhana, pokoknya baca ini bisa bikin relaks, ga usah mikir kalo baca buku ini